Tagkandungan gizi kerak telur

Selain Enak, Kerak Telur Memiliki Jutaan Manfaat


Kerak telur, sekarang sudah mulai langka. Maka tak heran jika di hari-hari menjelang ulang tahun kota Jakarta, makanan Betawi begitu dicari. Selain enak, kandungan dalam kulit telur juga memiliki manfaat untuk tubuh. Bahan utama kerak telur, seperti telur bebek, ketan dan kelapa parut, masing-masing mengandung nutrisi, antara lain vitamin B12 dan karbohidrat. Agar tidak semakin penasaran, simak penjelasan selanjutnya di bawah ini.

Nilai gizi kerak telur dari bahannya

Untuk melihat sekilas nutrisi dari seporsi kerak telur, ikuti bahan-bahan di bawah ini untuk membuat camilan enak ini.

Nilai gizi telur bebek

Telur bebek rendah kalori tetapi kaya nutrisi lainnya. Kandungan kalori dalam satu butir telur bebek rata-rata 130 kalori per 70 gram telur bebek. Jumlah ini hanya menyediakan sekitar 6% dari kebutuhan kalori harian tubuh. Tak hanya itu, telur bebek juga kaya akan vitamin B12, selenium dan kolin.

Nilai gizi kelapa parut

Meski lemak jenuhnya cukup tinggi, kandungan kolesterol daging kelapa cukup rendah. Kelapa tidak banyak mengandung natrium (garam). Kelapa juga hanya mengandung sedikit karbohidrat. Jadi secara umum, Anda yang sedang diet karbohidrat tetap bisa makan kelapa. Daging kelapa juga kaya akan protein.

Nilai Gizi Beras Ketan

Nilai gizi yang baik pada beras ketan tidak sebanyak pada jenis beras lainnya. Meski makanan yang satu ini masih miskin nutrisi seperti serat, vitamin dan mineral. Sekitar 280 gram beras ketan mengandung satu gram serat. Beras ketan juga mengandung beberapa mineral seperti kalsium, magnesium, besi dan fosfor, meskipun dalam jumlah sedikit.

Seperti jenis beras lainnya, beras ketan juga mengandung vitamin, seperti vitamin B6, vitamin B12, tiamin, riboflavin, asam folat dan niasin. Selain kandungan serat dan mineral, vitamin dalam beras ketan juga hanya ditemukan dalam jumlah sedikit.

Jangan makan terlalu banyak kerak telur

Sesuatu yang berlebihan itu tidak baik. Begitu juga jika Anda makan ini. Walaupun masing-masing bahan utama mengandung nutrisi yang baik untuk tubuh, tidak dapat disangkal bahwa bahan-bahan tersebut juga mengandung komponen yang tidak baik untuk kesehatan jika dikonsumsi secara berlebihan.

Seperti di ketan misalnya. Bahan ini cukup tinggi kalori, yang sebagian besar berasal dari kandungan karbohidratnya yang tinggi. Beras ketan juga merupakan bahan makanan yang dapat menyebabkan peningkatan gula darah bila dikonsumsi secara berlebihan.